menu melayang

Benarkah Mobil Matik itu Boros Bahan Bakar?

Banyak yang beranggapan kalau perbaikan mobil matik membutuhkan biaya yang mahal, sebenarnya hal itu tergantung juga pada kebiasan kita dalam hal perawatan mobil. Jika perawatan dilakukan secara rutin, berkala dengan penggunaan kendaraan yang apik dan rapi maka pengeluaran biaya untuk servis mobil matik masih bisa di minimalisir, begitu juga sebaliknya asal-asalan dalam perawatan atau kurang apik bisa dipastikan kerusakan parah pada mobil tinggal menunggu waktu.

Transmisi mobil matik memang berbeda dengan mobil manual, dimana kinerja transmisi mobil matik lebih berat dibanding dengan yang manual sehingga hal ini menimbulkan daya tahan oli tidak kuat lama. Selain itu pengguna mobil matik sering mengeluh penggunaan bahan bakar yang lebih boros dibandingkan dengan yang manual, padahal mobil tipe apapu sudah dirancang dengan matang oleh pabriknya agar konsumsi bahan bahan bakar tidak memberatkan penggunanya dan lebih efisien. Kelebihan lain mobil matik dibanding dengan manual saat ini adalah sudah banyak mobil matik yang menggunakan fitur paddle shift sehingga mempunyai kemampuan sensasi berakselerasi layaknya mobil manual


Kapasitas mesin mobil matik juga menentukan konsumsi bahan bakar, semakin besar kapasitas mobil matik maka akan semakin besar pula pemakaian bahan bakarnya. Selain itu perilaku pengendara dalam menggunakan kendaraan juga turut andil dalam tingkat konsumsi bahan bakar kendaraan. Pada saat mobil matik dalam posisi diam dan hendak maju, usahakan jangan asal tancap pedal gas saat mulai menjalankan kendaraan, perlahan-perlahan saja agar perputaran tranmsi bisa bekerja lebih optimal dan tidak terlalu banyak mengkonsumsi bahan bakar. Manfaatkan fungsi tuas transmisi untuk mengendalikan mobil, karena itu pemahaman tentang tuas transmisi sangat penting agar kita tidak asal menjalankan mobil.

Blog Post

Related Post

Back to Top

Artikel Pilihan