Permintaaan pasar terhadap mobil matic saat ini semakin meningkat khususnya yang tinggal di kota-kota besar, akan tetapi bagi Anda yang merasa pemula dan belum terbiasa mengendarai mobil matik alangkah baiknya mengenali terlebih dahulu simbol atau kode-kode yang tertera dalam tuas transmisinya.
Bagi yang masih pemula dan ingin mahir mengendara mobil matik, biar tidak salah paham kenali dulu simbol dan kode yang ada pada tuas transmisi. Tak sedikit kejadian kecelakaan yang pernah kita dengar seperti kasus ada mobil yang tiba-tiba terjun dari gedung parkir, atau ada mobil kosong yang ujug-ujug nyelonong ke jalan sehingga menimbulkan tabrakan dengan mobil lain. Peristiwa tersebut tentu saja menimbulkan banyak kerugian baik materil maupun non materil, salah satu penyebabnya adalah ada faktor kelalaian pengemudi dalam memahami mekanisme dan fungsi tuas transmisi pada mobil bertipe matik.
- Secara umum mengendalikan mobil bertipe matik hanya dengan menggerakkan tuas percepatan ke posisi yang disusun dengan format huruf-angka P-R-N-D-3-2-L;
- Mobil matik hanya dapat dinyalakan saat tuas transmisi pada posisi P (Parkir) atau N (Netral)
- Hurup P (Parkir) : posisi dimana mobil sedang Parkir, pada posisi ini tentu saja transmisi mobil terkunci sehingga tidak dapat didorong. Pada posisi parkir ini kita bisa mulai menghidupkan mesin mobil atau mencabut kunci kontak;
- Hurup R (Reverse) : menunjukkan posisi untuk memundurkan mobil;
- Huruf N (Netral) : kondisi gir tranmisi netral dimana mesin dengan roda sedang tidak terhubung;
- Huruf D (Drive) : posisi mobil untuk berjalan maju di kondisi normal;
- 2/S (Second) : posisi untuk mengendarai mobil saat di medan pegunungan yang banyak menemui jalan tanjakan;
- 1/L (Low) :adalah posisi mengendari mobil menggunakan gigi 1 (satu). Posisi bisa digunakan ketika kita mengendarai mobil matik pada medan jalan yang menanjak curam.